Labour Supply

Sistem kerjasama labour supply adalah sistem dimana kami yang merekrut dan menyediakan tenaga kerja sesuai standart kriteria atau kualivikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan penguna jasa, selanjutnya apabila tenaga kerja yang kami supply diterima bekerja maka hubungan industrialnya dengan perusahaan penguna jasa dan tidak ada hubungan industrial dengan perusahaan kami.


Keuntungan Kerjasama Supply Tenaga Kerja (Labour Supply)

  1. Perusahaan pengguna jasa dapat lebih cepat , tepat dan lebih mudah untuk mendapatkan tenaga kerja yang diinginkan.
  2. Perusahaan pengguna jasa bisa lebih hemat waktu dalam melakukan proses perekrutan karena perusahaan kami sudah melakukan penyeleksian terhadap calon tenaga kerja yang akan di kirim ke perusahaan penguna jasa yang meliputi seleksi berkas lamaran, interview, psikotest serta pembekalan etitut dan mental kerja.
  3. Perusahaan penguna jasa bisa hemat biaya karena sebagian pekerjaan rekruitmen tenaga kerja di lakukan oleh perusahaan kami sehinga tidak perlu terlalu banyak pengunaan tenaga staf di divisi HRD.
  4. Perusahaan penguna jasa dapat mendapatkan tenaga kerja yang sudah berpengalaman ataupun yang non pengalaman.
  5. Dalam proses rekruitmen tenaga kerja perusahaan penguna jasa dapat terhindar dari intervensi dari pihak – pihak tertentu seperti lingkungan dan lainya.

Proses dan Prosedur Kerjasama Labour Supply

  1. Perusahaan penguna jasa tinggal meminta tenaga kerja ke perusahaan kami sesuai dengan standart kriteria atau kualifikasi yang di inginkan.
  2. Permintaan dapat melalui telepon atau email. Perusahaan kami menyiapkan sejumlah calon tenaga kerja yang di inginkan.
  3. Setelah melalui berbagai macam proses seleksi lamaran, psikotest, interview, pembinaan etitut dan mental calon tenaga kerja baru akan di kirim ke perusahaan penguna jasa dengan di lengkapi surat pengantar , berkas lamaran dan hasil psikotest sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
  4. Hasil dari psikotest dan interview di beritahukan ke kami untuk mengetahui hasil yang di terima atau tidak.
  5. Setelah calon tenaga kerja diterima maka hubungan industrialnya dengan perusahaan penguna jasa.